Bekasi | Pekan kedua Indonesia Women’s League 2026/2027 menghadirkan tiga pertandingan pada Minggu, 25 Oktober 2026. Seluruh laga berlangsung di Indomilk Arena, Tangerang, dengan rangkaian hasil berupa dua kemenangan dan satu hasil imbang. Persikad Women mengamankan kemenangan tipis atas Persija Women, sementara Dewa United FC Women tampil dominan untuk menundukkan Persita Women. Pada pertandingan lainnya, Garudayaksa FC Women dan FC Bekasi City Women harus puas berbagi poin setelah bermain imbang. Kombinasi hasil tersebut membuat agenda pekan kedua menyajikan persaingan yang beragam, dari laga ketat hingga kemenangan dengan selisih besar.
Hasil Persikad Women melawan Persija Women menjadi salah satu sorotan karena kemenangan diraih dengan margin tipis. Dalam pertandingan yang berlangsung di venue yang sama dengan dua laga lain, kedua tim berupaya mengamankan hasil terbaik pada awal kompetisi. Persikad akhirnya keluar sebagai pemenang, sedangkan Persija perlu menerima kekalahan dan meninjau kembali penampilannya untuk pertandingan berikutnya. Meski rincian skor tidak menjadi bagian dari rangkuman ini, hasil tersebut menegaskan bahwa setiap laga pekan kedua menghadirkan tantangan tersendiri bagi para peserta. Keunggulan tipis juga menunjukkan betapa pentingnya menjaga fokus sepanjang pertandingan ketika selisih hasil begitu rapat.
Berbeda dari duel tersebut, Dewa United FC Women meraih kemenangan telak atas Persita Women dan menjadi tim dengan hasil paling meyakinkan pada hari itu. Kemenangan besar tersebut memberi Dewa United momentum positif dalam kompetisi, sementara Persita menghadapi pekerjaan untuk bangkit pada kesempatan selanjutnya. Di sisi lain, pertandingan Garudayaksa FC Women kontra FC Bekasi City Women berakhir tanpa pemenang. Kedua kesebelasan sama-sama memperoleh poin dari hasil imbang, sehingga laga itu melengkapi variasi hasil di Indomilk Arena. Dengan dua tim meraih kemenangan dan dua tim berbagi angka, pekan kedua memberi gambaran awal tentang ketatnya persaingan. Perhatian kini beralih ke rangkaian laga berikutnya, saat setiap tim berusaha memperbaiki posisi dan menjaga konsistensi sepanjang musim.
Pertandingan pembuka pada Minggu pagi mempertemukan Persikad Women dan Persija Women dalam laga yang berlangsung ketat sejak awal. Kedua tim berupaya membangun serangan dan mencari celah untuk mencetak gol, tetapi peluang-peluang yang tercipta belum menghasilkan perubahan pada papan skor. Persikad dan Persija sama-sama menjaga organisasi permainan, sehingga pertandingan berjalan dengan persaingan yang seimbang. Hingga waktu normal mendekati akhir, belum ada gol yang memisahkan kedua kesebelasan. Situasi tersebut membuat setiap serangan pada menit-menit terakhir berpotensi menentukan hasil laga.
Penentuan akhirnya datang pada pengujung waktu. Grace Catherine Paradis mencetak gol pada menit ke-90, memecah kebuntuan dan membawa Persikad Women unggul atas Persija Women. Gol itu menjadi momen krusial dalam pertandingan, karena tercipta ketika waktu bermain hampir habis dan langsung mengubah kedudukan. Persikad memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengamankan keunggulan, sementara Persija harus menghadapi kenyataan tertinggal pada saat ruang untuk membalas semakin terbatas. Satu penyelesaian pada menit akhir itu menjadi pembeda di dua tim yang sebelumnya sama-sama belum mampu mencetak gol.
Peluit akhir memastikan Persikad Women menang tipis dengan skor 1-0 atas Persija Women. Gol Grace Catherine Paradis pada menit ke-90 menjadi satu-satunya gol sepanjang pertandingan, sehingga tidak ada perubahan skor setelah Persikad memimpin. Hasil ini menutup laga pembuka dengan kemenangan bagi Persikad, sementara Persija gagal menyamakan kedudukan sebelum pertandingan berakhir. Skor tipis tersebut mencerminkan betapa pentingnya gol pada fase akhir laga: satu momen menentukan cukup untuk memastikan raihan kemenangan. Bagi Persikad, keberhasilan mencetak gol pada pengujung waktu sekaligus menjaga keunggulan hingga peluit akhir menjadi penentu hasil pertandingan Minggu pagi tersebut.
Dewa United FC Women meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Persita Women pada pertandingan kedua Indonesia Women’s League. Meski Persita berstatus sebagai tuan rumah secara venue, Dewa United tampil efektif dan mampu mengendalikan jalannya pertandingan, terutama setelah turun minum. Hasil tanpa kebobolan itu menjadi bukti bahwa tim mampu menjaga keseimbangan serangan dan pertahanan sepanjang laga. Tiga gol yang tercipta pada babak kedua memastikan Dewa United membawa pulang tiga poin dari pertandingan tersebut.
Gol pembuka baru hadir pada menit ke-57. Sheva Imut memecah kebuntuan dan membawa Dewa United unggul setelah kedua tim melewati babak pertama tanpa gol. Keunggulan itu membuat pertandingan berubah, dengan Dewa United semakin percaya diri membangun serangan. Sebelas menit kemudian, tepatnya pada menit ke-68, Anna Hirakawa menggandakan skor. Gol tersebut memperlebar jarak sekaligus menambah tekanan bagi Persita, yang berusaha mengejar ketertinggalan di hadapan statusnya sebagai tuan rumah pertandingan.
Dewa United tidak berhenti setelah mencetak gol kedua. Pada menit ke-71, Siti Rusdianna menambah gol ketiga dan mengunci kemenangan 3-0. Rentang waktu yang singkat dua gol terakhir menunjukkan ketajaman Dewa United dalam memanfaatkan momentum. Bagi Persita, kebobolan tiga kali dalam babak kedua menjadi hasil yang perlu dievaluasi, sementara Dewa United memperoleh dorongan penting untuk melanjutkan kompetisi. Kemenangan tersebut membawa Dewa United FC Women ke puncak klasemen Indonesia Women’s League dengan enam poin dari dua pertandingan, setelah membukukan dua kemenangan. Raihan sempurna itu menempatkan mereka di posisi teratas pada pekan kedua dan memberi awal yang kuat dalam persaingan musim ini. Dengan produktivitas tiga gol serta catatan nirbobol dalam laga ini, Dewa United menunjukkan performa yang memberi alasan untuk optimistis, meski perjalanan kompetisi masih panjang dan konsistensi tetap harus dijaga pada pertandingan berikutnya.
Pertandingan terakhir pekan kedua mempertemukan Garudayaksa FC Women dan FC Bekasi City Women dalam laga yang berakhir imbang 1-1. Kedua tim menutup rangkaian pertandingan pekan ini dengan berbagi poin setelah masing-masing mencetak satu gol. Hasil tersebut membuat pertandingan berjalan seimbang hingga peluit akhir, meskipun Garudayaksa sempat lebih dahulu memimpin pada babak kedua.
Gol pembuka tercipta pada menit ke-55 melalui Sri Maharini, yang membawa Garudayaksa FC Women unggul 1-0. Keunggulan itu menjadi hasil konkret dari upaya tim untuk membuka kebuntuan setelah pertandingan berlangsung tanpa gol hingga memasuki paruh kedua. Gol tersebut memberi Garudayaksa posisi di depan dan membuat FC Bekasi City Women perlu mencari cara untuk merespons serta kembali menyamakan kedudukan.
Respons Bekasi City datang 14 menit setelah gol pembuka. Rosalia mencetak gol penyama pada menit ke-69, sehingga skor berubah menjadi 1-1. Gol itu mengembalikan keseimbangan pertandingan dan memastikan kedua tim kembali berada pada kedudukan yang sama. Setelah gol Rosalia, skor tidak berubah lagi hingga laga berakhir. Dengan demikian, tidak ada tim yang mampu mencetak gol tambahan untuk mengamankan kemenangan.
Hasil imbang ini menjadi penutup rangkaian pertandingan pekan kedua, dengan Garudayaksa dan Bekasi City sama-sama memperoleh satu poin dari pertemuan tersebut. Urutan gol memperlihatkan perubahan keunggulan dalam laga: Garudayaksa memimpin lebih dahulu lewat Sri Maharini, kemudian Rosalia menyamakan skor untuk Bekasi City. Kedua gol tercipta pada babak kedua, dengan jeda 14 menit di keduanya. Setelah skor kembali imbang, pertandingan tetap berlangsung tanpa gol tambahan sampai selesai. Karena itu, hasil akhir 1-1 menjadi gambaran dari laga yang menghasilkan satu gol bagi masing-masing tim.
Baca juga: Persija Jakarta Mencari Alternatif Stadion untuk Laga Melawan Java United | Pemain Persija Victor Dethan Terima Ancaman di Media Sosial | Kemenangan Beruntun Persija Jakarta di Super League















