Perampasan Mobil Oleh Oknum Debt Collector di Malang, Korban Laporkan ke Polisi

MALANG – M. Feri Arizki (25 tahun), warga Desa Rembang, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, mengalami kejadian tragis saat hendak mengantar sanak saudaranya ke rumah sakit Kanjuruhan Malang. Mobil yang ia bawa dihentikan oleh beberapa orang tak dikenal di depan Pasar Besar Kota Malang dan diklaim sebagai milik leasing.

Menurut keterangan korban, mobil yang ia bawa sebenarnya adalah milik bibinya, Sinta Nur Afni. Namun, tanpa prosedur yang benar, mobil tersebut disita secara paksa dan dibawa ke kantor Orico Balimor Finance di jalan Ruko Green Sulfat Residence, Jl. Simpang LA Sucipto, Kecamatan Blimbing, Kabupaten Malang. Di sana, Feri dipaksa untuk menandatangani surat penyerahan unit kendaraan, yang tidak ia lakukan karena mobil itu bukan miliknya.

Deni, perwakilan Orico Balimor Finance Malang, ketika dikonfirmasi oleh awak media, mengklaim bahwa semua proses administratif dan penyelesaian urusan seperti itu dilakukan di kantor pusat mereka di Surabaya. Dia menyarankan untuk menyelesaikan masalah ini di sana.

Kuasa hukum korban, Heri Siswanto, S.H, M.H, menyatakan bahwa tindakan penarikan mobil secara paksa oleh debt collector bisa mengarah pada tindak pidana, karena ada prosedur hukum yang harus diikuti sebelum eksekusi barang jaminan dilakukan. Heri juga menambahkan bahwa perusahaan leasing harus meminta izin dari pengadilan negeri sebelum melakukan eksekusi terhadap objek jaminan seperti kendaraan bermotor.

Saat ini, korban dan kuasa hukumnya telah melaporkan kejadian ini ke Polres Malang Kota. Mereka meminta agar Kapolres beserta jajarannya memberikan tindakan tegas untuk menertibkan oknum debt collector yang meresahkan masyarakat dengan tindakan semena-mena seperti perampasan mobil di jalan, yang disamakan dengan aksi perampokan.

Demikian berita ini disampaikan, untuk informasi lebih lanjut akan diupdate setelah ada perkembangan dari Polres Malang Kota.

**(Tim/Red/**)**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *