Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Kabar Viral

Kejanggalan Lelang Proyek RSUD Panunggangan Barat, KPK Disebut Mulai Telusuri Proses Tender

badge-check


Kejanggalan Lelang Proyek RSUD Panunggangan Barat, KPK Disebut Mulai Telusuri Proses Tender Perbesar

Patrolihukum.net, TANGERANG – Proyek pembangunan RSUD Panunggangan Barat dengan nilai anggaran sekitar Rp30 miliar menuai sorotan publik. Bukan pada rencana pembangunan fasilitas kesehatannya, melainkan pada proses tender yang dinilai menyisakan sejumlah kejanggalan, khususnya dalam tahapan evaluasi peserta lelang.

Informasi yang beredar menyebutkan, dari total 68 perusahaan yang mendaftar dalam tender tersebut, sebanyak 66 perusahaan dinyatakan gugur dalam proses evaluasi administrasi dan teknis. Kondisi ini menyisakan hanya dua peserta yang melaju ke tahap akhir, dengan penawaran harga berada di kisaran 92–93 persen dari Harga Perkiraan Sendiri (HPS).

Kejanggalan Lelang Proyek RSUD Panunggangan Barat, KPK Disebut Mulai Telusuri Proses Tender

Pola tersebut memunculkan dugaan adanya persaingan semu atau pseudo competition, yakni kondisi lelang yang secara formal tampak kompetitif, namun secara substansi dinilai tidak memberikan ruang persaingan yang sehat. Sejumlah pengamat pengadaan menyebut model ini kerap digunakan untuk menciptakan kesan kompetisi dengan menyisakan jumlah peserta minimal sesuai aturan.

Sorotan juga mengarah pada peran Kelompok Kerja (Pokja) pemilihan. Publik mempertanyakan dasar evaluasi yang digunakan hingga menyebabkan gugurnya puluhan perusahaan secara bersamaan. Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kota Tangerang belum memberikan penjelasan resmi terkait alasan teknis dan administratif yang menyebabkan mayoritas peserta tersingkir.

Ketiadaan penjelasan terbuka tersebut dinilai memperlemah prinsip transparansi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah, terlebih proyek ini menyangkut fasilitas pelayanan kesehatan publik dengan anggaran yang bersumber dari keuangan negara.

Center for Budget Analysis (CBA) dalam rilisnya pada Desember 2025 menilai proses tender RSUD Panunggangan Barat patut mendapat perhatian aparat penegak hukum. CBA menekankan pentingnya klarifikasi sejak dini untuk mencegah potensi kerugian negara yang dapat timbul seiring dimulainya pekerjaan fisik proyek pada tahun anggaran berjalan.

Selain potensi pemborosan anggaran, proses tender yang tidak kompetitif juga dikhawatirkan berdampak pada kualitas hasil pembangunan. Dalam sejumlah kasus, proyek yang dimenangkan melalui mekanisme persaingan terbatas kerap berujung pada efisiensi semu yang dibayar dengan penurunan mutu pekerjaan.

Hingga kini, beredar informasi bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mencermati proses pengadaan tersebut, termasuk dengan mengumpulkan data awal terkait tahapan lelang. Namun, belum ada pernyataan resmi dari KPK mengenai status penanganan perkara ini.

Publik berharap proyek pembangunan RSUD Panunggangan Barat dapat berjalan dengan prinsip akuntabilitas dan keterbukaan. Transparansi proses tender dinilai penting agar pembangunan fasilitas kesehatan benar-benar memberi manfaat maksimal bagi masyarakat, serta terbebas dari praktik penyimpangan sejak tahap perencanaan.

(Edi D/PRIMA/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kuasa Hukum Suliadi, S.H Bantah Tuduhan, Tegaskan Mediasi di Desa Wonokerso Sudah Sesuai Prosedur, Laporan Resmi Masuk ke Polres Probolinggo, Nama SS Ikut Disorot

18 Februari 2026 - 22:44 WIB

Kuasa Hukum Suliadi, S.H Bantah Tuduhan, Tegaskan Mediasi di Desa Wonokerso Sudah Sesuai Prosedur, Laporan Resmi Masuk ke Polres Probolinggo, Nama SS Ikut Disorot

Ramadhan Jadi Momentum Penguatan Ketaatan Hukum, Ini Pesan Dedy Luqman Hakim

18 Februari 2026 - 20:45 WIB

Ramadhan Jadi Momentum Penguatan Ketaatan Hukum, Ini Pesan Dedy Luqman Hakim

Dinas Perhubungan Kabupaten Probolinggo Serukan Tertib Lalu Lintas Saat Ramadan, Ibadah Aman Jadi Prioritas

18 Februari 2026 - 14:35 WIB

Dinas Perhubungan Kabupaten Probolinggo Serukan Tertib Lalu Lintas Saat Ramadan, Ibadah Aman Jadi Prioritas

Diduga Pungli Barkot Oknum ASN Tabrak Pasal 423 KUHP, Diminta Aph Tindak Tegas.

18 Februari 2026 - 12:56 WIB

Diduga Pungli Barkot Oknum ASN Tabrak Pasal 423 KUHP, Diminta Aph Tindak Tegas.

Proyek Gedung Koperasi Merah Putih Rp 1,6 Miliar, Transparansi Di Daerah Kabupaten Kediri Dipertanyakan

18 Februari 2026 - 10:39 WIB

Proyek Gedung Koperasi Merah Putih Rp 1,6 Miliar, Transparansi Di Daerah Kabupaten Kediri Dipertanyakan
Trending di Berita