**Tabalong** – Pada hari Jum’at, 11 Oktober 2024, Koramil 1008-05/Kelua menggelar kegiatan karya bakti di makam Syekh M. Nafis yang terletak di Desa Binturu, Kecamatan Kelua. Kegiatan ini dihadiri oleh Forkopimcam dan masyarakat setempat dalam rangka memperingati haul Syekh M. Nafis.
Kegiatan karya bakti ini meliputi pembersihan area makam dan perbaikan sarana prasarana di sekitar makam. Para peserta bekerja sama dengan penuh semangat untuk memastikan makam dan sekitarnya terawat dengan baik. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan penghormatan yang layak kepada Syekh M. Nafis, yang telah memberikan banyak kontribusi bagi masyarakat, terutama dalam bidang spiritual dan pendidikan.
Peltu Fajar Sehani, Danramil 1008-05/Kelua, mengungkapkan, “Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan kami terhadap Syekh M. Nafis yang telah berperan penting dalam sejarah dan perkembangan spiritual masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai wujud sinergi antara TNI, Forkopimcam, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.”
Forkopimcam setempat juga memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini, dengan harapan agar masyarakat dapat terus menjaga dan merawat warisan sejarah yang ada di daerah mereka. Dalam kesempatan ini, pengurus makam Syekh M. Nafis juga menyampaikan apresiasi, “Kami sangat berterima kasih kepada Koramil dan Forkopimcam yang telah meluangkan waktu untuk kegiatan ini. Dukungan ini sangat berarti bagi kami dalam merawat makam dan memperingati haul dengan baik.”
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin menghargai warisan budaya dan sejarah yang ada di daerah mereka, serta memperkuat rasa kebersamaan dalam menjaga lingkungan. Melalui sinergi antara berbagai pihak, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan tempat-tempat bersejarah.
Kegiatan karya bakti di makam Syekh M. Nafis ini tidak hanya merupakan bentuk penghormatan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan sosial antara masyarakat dan instansi terkait. Semoga kegiatan serupa dapat terus dilakukan di masa mendatang untuk menjaga dan melestarikan nilai-nilai sejarah yang ada di Indonesia. (Pen1008Tblg)













