BAE Systems Bofors Perkenalkan Sistem Pertahanan Udara Tridon Mk2 di Eurosatory 2024

**Paris, 21 Juni 2024** – BAE Systems Bofors memperkenalkan sistem pertahanan udara terbaru mereka, Tridon Mk2, pada pameran pertahanan Eurosatory 2024 yang berlangsung di Paris dari tanggal 17 hingga 21 Juni.

Dalam pengarahan kepada jurnalis yang dilakukan secara online pada 11 Juni, Stefan Löfström, Direktur Pemasaran dan Penjualan BAE Systems Bofors, menjelaskan bahwa Tridon Mk2 didasarkan pada meriam angkatan laut Bofors 40 mm Mk 4. Sistem ini dirancang dengan modularitas tinggi yang memungkinkannya dipasang dan diintegrasikan ke dalam berbagai platform, baik yang bergerak maupun yang stasioner.

Löfström mengungkapkan bahwa Tridon Mk2 memiliki jangkauan efektif hingga 12 km dan laju tembakan 300 peluru per menit menggunakan peluru pintar 3P (Pre-fragmented, Programmable, Proximity-fuzed). Hal ini memungkinkan sistem untuk menyerang berbagai jenis target tanpa perlu mengganti amunisi. Jangkauan ini dapat bervariasi tergantung pada target, jenis amunisi yang digunakan, rangkaian sensor, dan kondisi medan sekitar, sesuai dengan siaran pers BAE Systems tanggal 13 Juni. Senjata ini dirancang untuk melawan berbagai ancaman, termasuk rudal, pesawat jet, dan kendaraan udara tak berawak (UAV).

Tridon Mk2 dapat dipasang pada berbagai platform bergerak seperti truk 6×6 dan 8×8, serta kendaraan segala medan BvS10. Namun, untuk kendaraan segala medan BvS10, diperlukan outrigger/cadik dan penguatan struktural untuk mengatasi getaran. Pada Eurosatory 2024, sistem ini ditampilkan terpasang pada truk Scania G460 8×8 dengan spesifikasi militer. Tridon Mk2 dapat dioperasikan dari kabin kendaraan, memungkinkan tembakan sambil bergerak untuk mendukung unit infanteri mekanis yang menyertainya. Selain itu, dalam mode stasioner, sistem ini dapat dioperasikan dari jarak jauh.

Pameran Eurosatory 2024 menjadi panggung penting bagi BAE Systems Bofors untuk memperkenalkan inovasi terbaru mereka dalam bidang pertahanan udara, menunjukkan komitmen mereka dalam meningkatkan kapabilitas militer global.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *