**Tanah Laut –** Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional, personel TNI AD, khususnya Babinsa, berperan aktif dalam mendampingi petani melalui program Perluasan Areal Tanam (PAT) dan Optimalisasi Lahan (Oplah) yang dicanangkan oleh Kementerian Pertanian RI. Program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dengan cara memperluas dan memaksimalkan penggunaan lahan pertanian.

Salah satu contoh konkret dukungan TNI dalam sektor pertanian dilakukan oleh Kopka Muhammad Ardi, Babinsa Desa Kayu Abang, Koramil 1009-03/Bati-Bati Kodim 1009/Tanah Laut. Pada Kamis (21/11/2024), Kopka Muhammad Ardi mendampingi petani di Desa Kayu Abang, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, dalam kegiatan penanaman padi. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya optimalisasi lahan pertanian di daerah setempat.
Kopka Ardi tidak hanya mendampingi, tetapi juga turun langsung ke sawah untuk membantu petani menanam padi. Dengan penuh semangat, ia memberikan motivasi kepada para petani agar tetap bersemangat dalam bertani demi memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.
“Bapak ibu petani sekalian adalah pahlawan ketahanan pangan. Tanpa ada petani, mustahil kita bisa memenuhi kebutuhan beras yang menjadi makanan pokok rakyat Indonesia. Hasil dari kerja keras kalian sangat dinantikan setiap kali masa panen tiba,” ujarnya, sembari memberi semangat.
Ia juga menekankan bahwa kehadirannya sebagai Babinsa adalah implementasi dari arahan Komandan Kodim 1009/Tanah Laut, Letkol Inf Indar Irawan, S.E., M.Han., yang menginginkan para Babinsa selalu hadir dalam setiap kegiatan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan ketahanan pangan.
“Selain itu, kehadiran kami dalam mendampingi petani juga merupakan wujud nyata dari program Kementerian Pertanian yang mendorong para petani untuk meningkatkan indeks pertanaman, dari yang semula sekali dalam setahun menjadi dua hingga tiga kali dalam setahun,” tuturnya.
Program ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga kestabilan pasokan pangan, khususnya beras, yang menjadi bahan pangan utama di Indonesia. Dengan adanya dukungan langsung dari TNI, diharapkan para petani dapat meningkatkan hasil pertanian mereka, yang pada gilirannya akan mendukung ketahanan pangan nasional.
Pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa ini juga menunjukkan pentingnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan Indonesia yang lebih mandiri dalam hal ketahanan pangan. Program ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi daerah lain untuk meningkatkan produksi pertanian dan memperbaiki perekonomian masyarakat pedesaan. (Pendim 1009/Tla)





























