Probolinggo — Komandan Kodim (Dandim) 0820/Probolinggo, Letkol Arm Heri Budiasto, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Probolinggo, menghadiri upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96 tahun 2024. Upacara yang berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Probolinggo tersebut diikuti oleh pegawai Pemerintah Kota Probolinggo dan tamu undangan lainnya, mengangkat tema “Maju Bersama Indonesia Raya.”
Dalam sambutannya, Letkol Arm Heri Budiasto menyampaikan bahwa peringatan Sumpah Pemuda adalah momentum penting untuk menumbuhkan kesadaran dan karakter pemuda sebagai penggerak pembangunan bangsa. “Nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh generasi Sumpah Pemuda 1928 harus terus dihidupkan sebagai dasar yang kuat dalam menghadapi perubahan cepat yang dapat melemahkan kekuatan bangsa,” ujar Letkol Arm Heri, Selasa (29/10).

Dandim menekankan bahwa pemuda adalah pemilik masa depan bangsa, dan peningkatan indeks pembangunan pemuda (IPP) menjadi indikator penting dalam mengukur kualitas generasi muda Indonesia. “Pada tahun 2024, IPP mencapai 56,33 persen, yang berarti masih perlu ditingkatkan. Upaya besar dan masif dalam mengembangkan potensi pemuda perlu dilakukan di seluruh wilayah Indonesia,” jelasnya.
Tema “Maju Bersama Indonesia Raya” juga, lanjut Letkol Arm Heri, mengandung pesan agar semua elemen bangsa bersinergi dalam mengoptimalkan pelayanan kepemudaan. “Indonesia Raya bukan hanya sebuah slogan, tetapi semangat untuk mencapai kemajuan bersama menuju kesejahteraan. Peran pemerintah daerah sangat signifikan dalam menciptakan kebijakan kepemudaan yang efektif dan berkelanjutan, termasuk melalui Rencana Aksi Daerah (RAD) yang berorientasi pada peningkatan IPP sesuai kondisi daerah masing-masing,” tambahnya.
Lebih lanjut, Letkol Arm Heri mendorong pemuda Indonesia untuk terus mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam berbagai bidang. “Momentum ini juga menjadi kesempatan untuk berterima kasih dan mengapresiasi kontribusi positif dari berbagai pemangku kepentingan yang telah mendukung kemajuan kepemudaan di Indonesia,” tutupnya.
Sumber: Pen0820/Probolinggo
Published: Edi D





























