Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Daerah

Sebanyak 936 KPM di Desa Darmareja Terima Bantuan Pangan, Namun Terkesan Masih Penerima Lama

badge-check


Sebanyak 936 KPM di Desa Darmareja Terima Bantuan Pangan, Namun Terkesan Masih Penerima Lama Perbesar

Sukabumi – Sebanyak 936 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan pangan berupa beras dari Kementerian Sosial (Kemesos) Republik Indonesia, yang disalurkan di Desa Darmareja, Kec5amatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin (29/05/2023).

 

Sebanyak 936 KPM di Desa Darmareja Terima Bantuan Pangan, Namun Terkesan Masih Penerima Lama

Bantuan dari pemerintah melalui Kemensos tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah, berupa beras dengan berat 10 Kg / Karung yang disalurkan melalui Perum Bulog yang bergerak di bidang logistik pangan Nasional.

 

“Hari ini Pemdes Darmareja membagikan beras bantuan pangan dari Kemensos tahap II kepada 936 KPM, Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan lancar dan tertib sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,” ungkap Yogi Sekertaris Desa Darmareja kepada awak media.

 

Sementara itu, saat awak media menanyakan terkait dengan data KPM yang menerima bansos hari ini, apakah sudah sesuai dengan data yang baru di verifikasi oleh pihak Pemdes, Yogi pun menjelaskan bahwa untuk para penerima bantuan saat ini masih terkesan orang-orang lama yang mendapatkan bantuan.

 

“Kami selaku Pemdes Darmareja sudah melakukan berbaikan dengan melakukan Verifikasi data yang baru agar bantuan dari Kemensos itu tepat sasaran,” jelasnya.

 

Lanjutnya, banyak warga yang komplain kepada kami, mereka membandingkan para KPM yang menerima bantuan yang dinilai oleh warga termasuk warga mampu secara ekonomi dilingkungan mereka.

 

“Banyak warga yang komplain ke Pemdes, karena yang dapat bantuan itu masih orang – orang lama, padahal kita sudah mengirimkan data terbaru kepada BPS ,” ujarnya.

 

Sementara itu, saat penyaluran bantuan tersebut terlihat warga berbondong-bondong untuk mengambil bantuan pangan tersebut, bahkan terlihat juga warga secara bersama-sama mengunakan mobil pick-up dari beberapa pelosok kampung.

 

“Jarak kampung saya lumayan jauh dari kantor desa, makanya dengan mengunakan mobil warga bisa lebih menghemat ongkos ojek,” kata, Imas (40) salah satu warga.

 

Ia berharap bantuan dari Pemerintah ini, bisa tepat sasaran, masih banyak warga dikampung nya yang layak menerima bantuan, tapi tidak mendapatkan padahal Pemdes sudah melakukan Verifikasi data.

 

“Masih banyak warga yang berhak, namun belum mendapatkan bantuan, mudah-mudahan mereka juga merasakan bantuan dari Pemerintah,” harapnya.

 

(Rudi Tanjung Kabiro Sukabumi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rumah Nyaris Roboh di Jorongan Terungkap, Ketua AWPR Sentil Keras Slogan “Probolinggo SAE”

3 Mei 2026 - 13:50 WIB

Rumah Nyaris Roboh di Jorongan Terungkap, Ketua AWPR Sentil Keras Slogan “Probolinggo SAE”

Refleksi Hari Pers Sedunia 2026, Meneguhkan Independensi dan Marwah Jurnalisme Investigasi

3 Mei 2026 - 12:47 WIB

Refleksi Hari Pers Sedunia 2026, Meneguhkan Independensi dan Marwah Jurnalisme Investigasi

Ketua Umum PRIMA Kecam Aksi Premanisme di Toili, Desak Polres Banggai Segera Tangkap Pelaku Pengancaman

3 Mei 2026 - 12:08 WIB

Ketua Umum PRIMA Kecam Aksi Premanisme di Toili, Desak Polres Banggai Segera Tangkap Pelaku Pengancaman

Dugaan Pengancaman Sajam Teror Warga Dongin, Polsek Toili Terima Laporan Resmi ​

3 Mei 2026 - 12:06 WIB

Dugaan Pengancaman Sajam Teror Warga Dongin, Polsek Toili Terima Laporan Resmi ​

Roby. Tangkap Dan Penjarakan Para Pelaku Premanisme, Serta Proses Pelanggaran Izin Bukan Perbaikan Izin, Merugikan Negara.

3 Mei 2026 - 08:27 WIB

Roby. Tangkap Dan Penjarakan Para Pelaku Premanisme, Serta Proses Pelanggaran Izin Bukan Perbaikan Izin, Merugikan Negara.
Trending di Berita