Patrolihukum.net // Probolinggo – Bersama dengan sejumlah pihak, Komandan Koramil (Danramil) 0820-02/Wonoasih Kapten Arh I Made Lugianta hadir dalam kegiatan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98 sekaligus Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 Tahun 2026 yang di fasilitasi oleh Pemerintah Kota Probolinggo, Kamis (29/10).
Sebelum upacara dimulai suasana begitu semarak dengan penampilan teater sejarah dari anak-anak muda Sanggar Embrio. Mereka menyuguhkan kisah perjuangan Mastrip dan TGP (Organisasi militer dari kalangan pelajar) dengan mengangkat semangat perjuangan generasi muda dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Danramil 0820-02/Wonoasih Kapten Arh I Made Lugianta memaknai peringatan Hari Sumpah Pemuda untuk memperkuat pentingnya persatuan, keberanian dan tekad untuk membangun bangsa. Ikrar para pemuda pada 28 Oktober 1928 yang menyatukan tekad untuk bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.
Memasuki 98 tahun peringatan Sumpah Pemuda kami mengajak seluruh generasi muda, khususnya pemuda Kota Probolinggo untuk terus meningkatkan kualitas diri, mengembangkan kreativitas dan inovasi, memperkuat karakter serta kepemimpinan dan berani mengambil peran nyata dalam pembangunan daerah. “Pemuda jangan hanya menjadi penonton perubahan, tetapi harus tampil sebagai pelaku, pencipta gagasan dan penggerak kemajuan,” kata Kapten Arh I Made Lugianta.
Sementara Wali Kota Aminuddin mengajak generasi muda untuk menjadi pribadi yang produktif, berintegritas adaptif terhadap perkembangan zaman serta mampu memanfaatkan teknologi secara bijak. “Semangat gotong royong dan kepedulian sosial perlu terus ditumbuhkan agar pemuda mampu menghadirkan karya dan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut Aminuddin mengungkapkan peringatan Hari Olahraga Nasional ke-43 menjadi pengingat bahwa olahraga tidak semata-mata berkaitan dengan aktivitas fisik maupun pencapaian medali. Lebih dari itu, olahraga merupakan sarana membangun karakter, kedisiplinan, sportivitas, persatuan dan kebersamaan.
Olahraga merupakan fondasi penting bagi terwujudnya masyarakat yang sehat, produktif dan berdaya saing. “Karena itu mari kita jadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari, budaya berolahraga perlu tumbuh di keluarga, sekolah, tempat kerja, komunitas dan lingkungan masyarakat,” tuturnya. (Pen0820/Probolinggo)















