Padang | Banjir melanda sejumlah wilayah di Kota Padang usai hujan deras mengguyur daerah itu sejak Sabtu siang (10/10/2026). Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama apabila hujan dengan intensitas tinggi masih berlangsung. Hingga laporan terakhir diterima, kata Berton, sekitar 225 kepala keluarga (KK) terdampak banjir.
Keterangan yang tercatat menyebut Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan, kepada mengatakan, banjir dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan genangan dan banjir di beberapa kawasan permukiman.
Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Jumlah tersebut masih bersifat sementara dan dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan. Sementara itu, data mengenai korban jiwa dan kerugian material masih dalam proses verifikasi. Petugas gabungan juga masih melakukan pendataan dan evakuasi warga di lokasi kejadian. Hingga Sabtu malam, kondisi banjir dilaporkan belum surut," katanya. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan darurat dan proses evakuasi warga terdampak berjalan dengan baik.
Berdasarkan laporan sementara Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Provinsi Sumatera Barat, banjir Padang berdampak pada wilayah di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Kuranji, Kecamatan Koto Tangah, dan Kecamatan Nanggalo. Wilayah yang dilaporkan terdampak meliputi Kelurahan Kuranji, Koto Panjang Ikua Koto, Batipuh Panjang, Lubuk Minturun, dan Tabiang Banda Gadang," katanya. BPBD Kota Padang telah melakukan kaji cepat serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menangani dampak banjir. Wali Kota Padang bersama Kapolda, Kapolres, Ketua DPRD Kota Padang, Sekretaris Daerah Kota Padang, Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta camat setempat telah meninjau kondisi banjir di Perumahan Cluster Luminpark. BNPB terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan BPBD serta pemerintah daerah. Warga yang berada di sekitar aliran sungai atau kawasan rawan banjir diharapkan segera menuju tempat yang lebih aman apabila kondisi memburuk, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.















