Patrolihukum.net // SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kesehatan menggelar Bulan Imunisasi Kejar Serentak (BIKES) Jawa Timur 2026 sebagai upaya meningkatkan cakupan imunisasi rutin bagi balita. Program tersebut berlangsung selama Juli hingga Agustus 2026 dengan sasaran anak usia 0 sampai 59 bulan yang belum memperoleh imunisasi lengkap sesuai jadwal.
Pelaksanaan Bulan Imunisasi Kejar Serentak menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak atas perlindungan kesehatan sejak dini. Imunisasi diberikan melalui berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, mulai dari Posyandu, Polindes, Pustu hingga Puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Timur.

Kampanye tahun ini mengusung semangat “Imunisasi Lengkap, Anak Sehat, Indonesia Kuat” dengan mengajak seluruh orang tua untuk memeriksa kembali kartu imunisasi anak dan segera melengkapi imunisasi yang masih tertunda.
Program tersebut dilaksanakan sebagai langkah percepatan pemenuhan imunisasi dasar lengkap sekaligus meningkatkan kekebalan kelompok (herd immunity) agar berbagai penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi tidak kembali menjadi ancaman bagi masyarakat.
Melalui Bulan Imunisasi Kejar Serentak, pemerintah berharap tidak ada lagi anak yang tertinggal dalam mendapatkan imunisasi rutin. Selain meningkatkan kualitas kesehatan anak, program ini juga menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan produktif.
Imunisasi diketahui mampu memberikan perlindungan terhadap berbagai penyakit menular yang berpotensi menyebabkan kecacatan bahkan kematian. Di antaranya polio, difteri, batuk rejan (pertusis), tetanus, hepatitis B, campak, pneumonia, diare berat, tuberkulosis (TBC), serta berbagai infeksi berat lainnya.
Dengan imunisasi yang lengkap, anak memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh sehat, memiliki daya tahan tubuh yang baik, serta mendukung perkembangan fisik dan kecerdasan secara optimal.
Dinas Kesehatan Jawa Timur juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak menunda pemberian imunisasi. Orang tua diimbau segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat apabila menemukan jadwal imunisasi anak belum lengkap.
Selain sebagai bentuk perlindungan individu, keberhasilan program imunisasi juga menjadi tanggung jawab bersama dalam menjaga kesehatan masyarakat secara luas. Semakin tinggi cakupan imunisasi, semakin kecil risiko terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit yang sebenarnya dapat dicegah melalui vaksinasi.
Melalui gerakan BIKES 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap seluruh kabupaten dan kota mampu mencapai target cakupan imunisasi sehingga lahir generasi yang lebih sehat, cerdas, dan siap menyongsong masa depan Indonesia yang lebih kuat.
Masyarakat diimbau memanfaatkan pelaksanaan Bulan Imunisasi Kejar Serentak selama Juli–Agustus 2026 dengan membawa anak usia 0–59 bulan ke Posyandu, Polindes, Pustu, maupun Puskesmas terdekat untuk melengkapi imunisasi rutin sesuai usia.
Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dengan pesan utama, “Ayo Imunisasi, Ayo Sehat!”, sebagai komitmen bersama mewujudkan generasi Indonesia yang sehat dan terlindungi dari penyakit berbahaya sejak dini.
(Bambang/*)
- Libas88 Pertanyakan Hibah MUI Rp200 Juta Belum Cair, Ada Apa dengan Pemkab Probolinggo?
- Pimpinan Redaksi Patrolihukum.net & Investigasi88.com Berbelasungkawa, Pengabdian Tiga Bhayangkara Gugur di Katingan Akan Selalu Dikenang
- Tak Ingin Ada Korban Baru, Emak-Emak Geruduk Polresta Sidoarjo Desak Penangkapan Tersangka Dugaan Pencabulan Anak

























