Banggai/ Tolbar – Tepatnya pada Selasa 09 Juni 2026, kepada media ini salah satu ledis/ lc dari cafe reges yang biasa di sapa (IRN) mengungkapkan, yang mana dirinya mengalami pemukulan dari salah satu ledis yang di duga anak mantu dari pemilik cafe reges, yang berada di Desa Panda wangi, Kecamatan Toili Barat, Kabupaten Banggai, provinsi Sulawesi Tengah.
Tidak hanya itu dirinya merasa di keroyok oleh anak mantu pemilik cafe dan salah satu teman nya, sehingga dirinya langsung pulang ke penginapan, pemukulan terjadi karena dirinya menegur anak mantu pemilik cafe berteriak, takutnya mengganggu cafe sebelah guna mencegah perselisihan, namun tidak di indahkan malah langsung memukul dirinya, “sebutnya.

Ada pun kejadian sekitar jam 03.00 dini hari, bertempat di cafe reges, guna kamtibmas diminta agar pemerintah setempat dan aparat penegak hukum, menindak lajut persoalan ini agar tidak membias, dengan harapan dilakukan penutupan secara permanen terhadap salah satu cafe yang tidak mampu menjaga kamtibmas,” harapnya.
Dalam hal ini kami meminta agar pemerintah yang mengeluarkan surat ijin penjualan miras, agar bertanggung jawab sepenuhnya apa bila terjadi hal – hal yang tidak di inginkan, denga dugaan cafe reges menjual miras, oleh sebab itu di minta ketegasan dari aparat penegak hukum (APH) untuk menindak tegas cafe tersebut tampa toleransi, cabut ijin nya serta penutupan permanen,” tegasnya.
Lanjut, Pemilik cafe saat di konfirmasi melalui telpon was, ap dengan nomor , 08xxxxxxxxx, menjelaskan, itu hanya perdebatan saja tidak ada adu fisik, sehingga apa yang di sampaiakan pemilik cafe, berbeda dengan keterangan para ledis, yang sempat di konfirmasi, “tutupnya.
Sehingga diduga pemicunya adalah Alkohol, yang merasuki jiwa sampai ke otak mereka sehingga terjadi perkelahian antara Ledis/Lc, cuma karena tersinggung. dan sampai berita ini tayang beberapa pihak terkait belum bisa dikonfirmasi.
Oleh sebab itu diminta agar pemerintah Kecamatan ( Pemcam ) mencabut rekomendasi Izin cafe/resto Reges terkait dugaan terjadinya baku hantam antara Ledis/Lc, di cafe tersebut, gegara mabuk.
Lp. Tim Redaksi
- Mengawali Tugas Sebagai Kapolsek Widang, AKP Rianto, S.H, M.H. Beri Arahan Anggota
- DPUPR Kabupaten Probolinggo Gembleng 35 Operator Alat Berat, Perkuat Standar K3 untuk Dukung Infrastruktur Berkualitas
- Yayasan Raudlatul Ulum Ar Rosyidiah Gunggungan Kidul Gelar Harlah ke-68, Teguhkan Semangat Melestarikan Budaya Nusantara
























6 Komentar