Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

TNI, AD-AL-AU

Marinir Lumpuhkan 10 Anggota OPM dan Rebut 56 Markas, KSAL Beri Penghargaan Tertinggi

badge-check


Marinir Lumpuhkan 10 Anggota OPM dan Rebut 56 Markas, KSAL Beri Penghargaan Tertinggi Perbesar

Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menganugerahkan penghargaan tertinggi kepada dua satuan tugas (satgas) Korps Marinir yang menorehkan prestasi gemilang di Papua. Apresiasi ini diberikan atas keberhasilan prajurit baret ungu dalam operasi pengamanan perbatasan yang tidak hanya melumpuhkan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM), tetapi juga merebut puluhan markas kelompok bersenjata.

 

Marinir Lumpuhkan 10 Anggota OPM dan Rebut 56 Markas, KSAL Beri Penghargaan Tertinggi

Penyerahan penghargaan dilaksanakan dalam Apel Komandan Satuan TNI AL Tahun 2026 di Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Jakarta, Senin (4/5/2026). Salah satu satuan yang menerima penghargaan tersebut adalah Satgas Pengamanan Perbatasan RI–PNG Mobile Batalyon Infanteri (Yonif) 10 Marinir Gobang IV di bawah pimpinan Letkol Mar Aris Moko lulusan Akademi Angkatan Laut angkatan 2005

 

Rebut Puluhan Markas persenjataan dan logistik

 

Satgas Yonif 10 Marinir Gobang IV yang bertugas di wilayah Papua Barat Daya, mencatatkan capaian signifikan dengan berhasil menguasai 56 markas OPM yang tersebar di sejumlah titik strategis termasuk Kabupaten Maybrat dan Kabupaten Bintuni Dalam rangkaian beberapa operasi tersebut, prajurit Marinir juga berhasil melumpuhkan 10 anggota kelompok separatis bersenjata, serta mengamankan 4 Pucuk Senjata Api, 13 Pucuk Senapan, Amonisi, 146 buah Senjata Tradisional, 11 Unit HP, 2 Unit HT Motorolla,  2 Buku Agenda Organisasi OPM, 24 buah Power Sytem, Aksesoris Bintang Kejora dan Perlengkapan Logistik lainnya.

 

Keberhasilan ini menunjukkan kapabilitas tempur tinggi serta efektivitas operasi yang dilaksanakan oleh Korps Marinir dalam menghadapi medan operasi yang kompleks dan berisiko tinggi.

 

Aksi Humanis Merebut Hati Rakyat

 

Selain keberhasilan operasi tempur, Satgas Gobang IV juga menonjol dalam pendekatan teritorial yang humanis. Berbagai kegiatan sosial dilakukan secara konsisten, seperti pelayanan kesehatan gratis, jumat berkah, makan bersama pembangunan fasilitas ibadah, hingga pemasangan lampu tenaga surya di wilayah terpencil.

 

Pendekatan ini dinilai efektif dalam membangun kepercayaan masyarakat serta memperkuat kehadiran negara di daerah rawan konflik.Hal ini terbukti dengan dianugerahinya Komandan Satgas dengan gelar “Apan Mana (Kepala Ular/Panglima Perang)” oleh para Kepala Adat Aifat Raya.

 

Panglima Korps Marinir, Endi Supardi, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan wujud nyata profesionalisme prajurit yang mampu mengombinasikan kekuatan militer dan pendekatan sosial secara seimbang.

 

Riwayat Penghargaan: Dari Kenaikan Pangkat Luar Biasa hingga Apresiasi KSAL

 

Sebelum menerima penghargaan tertinggi dari KSAL, sejumlah prajurit yang tergabung dalam Satgas Yonif 10 Marinir Gobang IV juga telah memperoleh kenaikan pangkat luar biasa (KPLB), Sekolah, Satgas Luar Negeri sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan prestasi mereka dalam pelaksanaan tugas operasi di Papua.

 

Kenaikan pangkat luar biasa tersebut diberikan kepada prajurit yang dinilai menunjukkan aksi heroik, dedikasi tinggi, serta kontribusi signifikan dalam keberhasilan operasi, khususnya dalam kontak tembak dan penguasaan wilayah basis kelompok bersenjata.

 

Penghargaan ini menjadi bagian dari rangkaian apresiasi berjenjang yang diberikan oleh pimpinan TNI, TNI AL, dan Korps Marinir mulai dari penghargaan di tingkat satuan, kenaikan pangkat luar biasa, hingga penganugerahan penghargaan tertinggi oleh KSAL.

 

Penghargaan Tertinggi Negara

 

Penghargaan yang diberikan oleh KSAL merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi, keberanian, dan pengabdian prajurit dalam menjaga kedaulatan negara. Sejumlah sumber media juga menyebutkan bahwa capaian Satgas Gobang IV menjadi salah satu operasi yang memberikan dampak signifikan terhadap stabilitas keamanan di Papua, khususnya di wilayah Papua Barat Daya.

 

Keberhasilan ini sekaligus menegaskan bahwa strategi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua dilakukan melalui kombinasi ketegasan operasi tempur dan pendekatan sosial yang humanis, sehingga mampu menciptakan kondisi yang lebih kondusif serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap negara. (Dispenal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketum PBTI Letjen TNI Richard Tampubolon Lantik Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Maluku Utara 2026-2030

30 Mei 2026 - 17:39 WIB

Ketum PBTI Letjen TNI Richard Tampubolon Lantik Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Maluku Utara 2026-2030

Koramil Pajarakan Hadiri Rapat Lintas Sektor Tingkat Kecamatan

30 Mei 2026 - 09:09 WIB

Koramil Pajarakan Hadiri Rapat Lintas Sektor Tingkat Kecamatan

Babinsa Koramil 1008-05/Kelua-Muara Harus Aktif Dampingi Petani Hortikultura di Desa Karangan Putih

30 Mei 2026 - 08:58 WIB

Babinsa Koramil 1008-05/Kelua-Muara Harus Aktif Dampingi Petani Hortikultura di Desa Karangan Putih

Babinsa Barabai Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pendampingan Petani

29 Mei 2026 - 17:33 WIB

Babinsa Barabai Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pendampingan Petani

Babinsa Dampingi Ketua KTNA Panen Semangka Wujudkan Ketahanan Pangan di wilayah

29 Mei 2026 - 12:10 WIB

Babinsa Dampingi Ketua KTNA Panen Semangka Wujudkan Ketahanan Pangan di wilayah
Trending di TNI, AD-AL-AU