Banggai – berdasarkan informasi akurat yang kami himpunan dari beberapa sumber terpercaya namun engan di sebutkan namanya mengungkapakan, sebuah pelanggaran izin bukan di tindaki tapi di minta perbaikan, ungkap sumber pada media ini pada Jumat 01 Mei 2026, yang mana menjadi satu keharusan pelanggaran harus di tindaki dan di proses sesuai hukum yang berlaku, namun pada kenyataan tidak, “jelasnya.
Tapi kenyataan nya hanya diminta perbaiki izin nya guna menjaga pemberitaan dari media online, hal ini mencerminkan bobroknya roda pemerintahan saat ini, rupiah merusak moral, bahkan sudah jelas izin restoran di jadikan izin Cafe ini suatu pelanggaran fatal yang merugikan negara namun hanya diminta perbaiki izin, inilah bukti rupiah lebih kuat dari kebenaran,” ungkapnya.

Ingat mengenai pelanggaran perizinan seharusnya di proses sesuai hukum yang berlaku, proses, terbukti, penjarakan, namun anehnya menjadi kenyataan pahit di pertontonkan bagi masyarakat oleh instansi terkait yang datang sembunyi – sembunyi pengecekan izin guna perbaikan, ini lah kualitas abdi negara di Banggai saat ini, demi meraup keuntungan semata abaikan kepentingan masyarakat,” sebutnya.
Lanjut, perlu di ketahui bersama yang mana dengan adanya pemberitaan dari media online tersebut adalah sebuah keuntungan bagi negara, karena mengungkap kerugian negara tentang perizinan, sehingga yang belum lengkap wajib memenuhi/melengkapi sesuai prosedur pemerintah, ini lah yang menjadi keuntungan negara, tidak kayak segelintir orang yang diduga hanya mementingkan diri sendiri, tampa memperdulikan dampak yang di lahirkan, “tutupnya.
sampai berita ini tayang beberapa pihak terkait belum bisa dikonfirmasi.
(Tim Investigasi Gabungan Media online Senusantara)

























