Patrolihukum.net, Probolinggo – Mengawali libur Tahun Baru 2026, destinasi wisata air Waterboom Ayu Rejeki Park Desa Kepangan di Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, dipadati ribuan pengunjung, Kamis (1/1/2026). Sejak pagi hingga sore hari, arus kedatangan wisatawan terus mengalir, tidak hanya dari berbagai wilayah di Kabupaten Probolinggo, tetapi juga dari luar daerah.
Pantauan di lokasi menunjukkan antrean panjang di pintu masuk pemandian. Dengan harga tiket yang relatif terjangkau, yakni Rp15 ribu per orang, baik dewasa maupun anak-anak, Waterboom Ayu Rejeki Park menjadi salah satu pilihan utama masyarakat untuk menghabiskan libur awal tahun. Beragam wahana kolam renang, area bermain air, tempat berteduh yang nyaman untuk menunggu keluarga yang bermain air, hingga taman yang dilengkapi spot swafoto menarik, menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung dari berbagai kalangan.

Sejumlah pengunjung mengaku memilih Waterboom Ayu Rejeki Park karena menawarkan hiburan keluarga yang lengkap dengan biaya ramah di kantong. Selain bisa bermain air selama berjam-jam, pengunjung juga dapat bersantai di area taman yang asri serta ada tempat untuk berteduh yang nyaman untuk menunggu keluarga yang lagi bermain air. “Cukup bayar Rp15 ribu sudah bisa menikmati kolam renang, anak-anak senang, orang tua juga bisa santai. Lumayan untuk melepas penat setelah rutinitas panjang,” ujar Suyanto salah satu pengunjung asal Lumajang.
Tak hanya memberikan hiburan bagi wisatawan, lonjakan pengunjung juga membawa dampak ekonomi signifikan bagi warga sekitar. Banyak pedagang kecil yang merasakan limpahan rezeki dari ramainya wisatawan. Penjual makanan ringan, minuman, hingga mainan anak tampak berjajar di sekitar jalan menuju pintu masuk serta disekitar area pemandian dan taman. Kopi panas dan aneka jajanan menjadi incaran pengunjung yang ingin beristirahat sejenak setelah bermain air.
Warga sekitar juga memanfaatkan lahan kosong di depan rumah mereka sebagai area parkir kendaraan, baik mobil maupun sepeda motor. Dengan tarif parkir mobil Rp 10.000,- dan motor Rp 5.000,-, aktivitas ini menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat setempat selama libur Tahun Baru. “Alhamdulillah, sejak pagi sampai sore kendaraan keluar masuk terus. Lumayan membantu ekonomi keluarga,” ungkap Pardi salah satu warga yang membuka lahan parkir di depan rumahnya.
Di dalam area wisata, pengelola Ayu Rejeki Park juga menyediakan kafe khusus bagi pengunjung. Kafe tersebut menawarkan berbagai menu makanan dan minuman dengan harga terjangkau, sehingga pengunjung tidak perlu keluar area untuk sekadar menikmati hidangan atau minuman hangat. Keberadaan kafe ini turut menambah kenyamanan wisatawan, terutama keluarga yang datang bersama anak-anak.
Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung, aparat TNI dan Polri setempat tampak siaga melakukan pengamanan di sekitar lokasi wisata. Petugas berjaga di pintu masuk, area parkir, hingga titik-titik keramaian untuk mengantisipasi gangguan keamanan maupun kemacetan lalu lintas. Kehadiran aparat ini mendapat apresiasi dari pengunjung karena membuat suasana wisata terasa lebih aman dan tertib.
Pihak pengelola Ayu Rejeki Park menyebut lonjakan pengunjung pada awal tahun ini menjadi salah satu yang tertinggi dibanding hari-hari biasa. Mereka memastikan seluruh fasilitas berfungsi dengan baik serta terus melakukan pengawasan demi keselamatan pengunjung, terutama anak-anak yang bermain di kolam renang. Pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, arus pengunjung masih terus berdatangan. Waterboom Ayu Rejeki Park pun menjadi bukti bahwa wisata lokal mampu menjadi magnet liburan sekaligus penggerak ekonomi masyarakat sekitar, terutama pada momen libur panjang seperti awal Tahun Baru 2026. (Bambang/Red/**)












