Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

TNI, AD-AL-AU

Lettu Inf Masdelan: Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi Informasi Tidak Valid

badge-check

Probolinggo, Patrolihukum.net – Upaya mencegah potensi konflik sosial di tengah masyarakat terus dilakukan oleh berbagai pihak di Kota Probolinggo. Salah satunya dengan digelarnya kegiatan Deteksi dan Cegah Dini yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Minggu (14/9).

Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan TNI, pemerintah daerah, serta sejumlah tokoh masyarakat. Dari pihak TNI, hadir Pasi Intel Kodim 0820/Probolinggo, Lettu Inf Masdelan, yang menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah.

Menurut Lettu Inf Masdelan, kegiatan ini dirancang untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait cara mengenali serta menyaring informasi yang berpotensi menimbulkan konflik. Hal ini dianggap penting mengingat derasnya arus informasi, baik melalui media konvensional maupun media sosial, yang kerap kali menimbulkan gesekan antarwarga akibat informasi yang tidak valid.

“Diharapkan melalui kegiatan ini, pemerintah daerah bersama masyarakat dapat memahami pentingnya menyaring informasi sebelum disebarkan. Informasi yang salah atau provokatif sangat berpotensi memicu keributan bahkan konflik yang fatal,” ujar Lettu Inf Masdelan dalam sambutannya.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama dalam pelaksanaan deteksi dini. Tanpa dukungan dari masyarakat, upaya pemerintah dan aparat keamanan dalam menjaga ketertiban akan sulit terwujud.

“Semua hal terkait pembangunan maupun ketertiban harus melibatkan masyarakat. Sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat merupakan modal utama agar suasana kondusif bisa terus terjaga,” imbuhnya.

Selain itu, Pasi Intel Kodim 0820/Probolinggo juga menekankan agar warga tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Ia mengingatkan pentingnya memilah dan memverifikasi informasi sebelum mempercayai ataupun menyebarkannya.

“Semoga tidak ada lagi konflik hanya karena hal-hal sepele. Informasi perlu diverifikasi lebih dulu, apakah benar adanya atau hanya isu yang menyesatkan. Dengan begitu, kita semua bisa menghindari perpecahan,” tutur Masdelan.

Kegiatan deteksi dan cegah dini ini disambut positif oleh peserta yang hadir. Para tokoh masyarakat menilai, langkah ini sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana masyarakat kerap dihadapkan pada banjir informasi yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Melalui forum ini, diharapkan masyarakat Probolinggo mampu lebih bijak dalam mengelola informasi, sehingga konflik horizontal dapat dicegah sejak dini. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan pun menegaskan komitmennya untuk terus melibatkan warga dalam setiap langkah pencegahan potensi gangguan keamanan dan ketertiban di wilayah Probolinggo.

(Bambang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kodim 1008/Tabalong Laksanakan Ground Breaking Jembatan Garuda Kodam XXII/Tambun Bungai di Desa Mangkusip

6 April 2026 - 18:01 WIB

Kodim 1710/Mimika Gelar Tradisi Penyambutan Dandim dan Ketua Persit KCK

6 April 2026 - 17:35 WIB

Gubernur Akmil Berikan Pengarahan Geopolitik Dunia kepada Taruna Tingkat I, II, dan III

6 April 2026 - 15:22 WIB

Presiden RI Beri Penghormatan Terakhir Untuk Tiga Prajurit TNI Saat Persemayaman di Bandara Soekarno-Hatta

6 April 2026 - 14:58 WIB

Bentuk Penghormatan Negara, Panglima TNI Pimpin Upacara Pemakaman Militer

6 April 2026 - 14:42 WIB

Trending di TNI, AD-AL-AU