Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Kabar Viral

Warga dan Kades Wangkal Geram Dilarang Buka Parkir Padepokan

badge-check

Probolinggo, Patrolihukum.net – Suasana panas mewarnai gelaran lomba voli Rod Cup 2025 di Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo. Warga setempat, termasuk Kepala Desa Wangkal, Ahmad Taufiq, mengaku geram atas larangan membuka lahan parkir di sekitar padepokan, yang selama ini menjadi sumber pendapatan tambahan bagi mereka.

Larangan tersebut membuat warga yang selama ini memanfaatkan momen acara besar untuk mencari rezeki, merasa dirugikan. Salah satunya adalah HR, atau yang akrab disapa Pak To, warga Dusun Sumber Cangkelek RT 022 RW 008 Desa Wangkal.

Warga dan Kades Wangkal Geram Dilarang Buka Parkir Padepokan

Pak To mengaku selama bertahun-tahun setiap ada acara besar di padepokan, ia turut membantu kelancaran kegiatan, bahkan memberikan listrik gratis kepada pedagang yang berjualan di halaman rumahnya. Namun, untuk lomba kali ini, ia justru dilarang membuka parkiran oleh oknum panitia.

“Kami hanya menumpang rezeki, penghasilan dari parkir ini tidak seberapa, bukan jutaan. Selama ini tidak pernah ada masalah, apalagi ini tanah dan rumah kami sendiri. Salah kami di mana?,” ujar Pak To kepada media, Jumat (15/8/2025).

Ia juga menduga larangan itu bukan berasal dari kebijakan pemilik padepokan, melainkan ulah oknum panitia yang ingin mengambil keuntungan pribadi. Menurutnya, Dimas Kanjeng maupun Nyai Ratu tidak akan mempermasalahkan hal tersebut.

“Yang aneh, kalau kami tetap buka parkir, kami diminta setoran. Padahal hasilnya hanya cukup untuk beli gula dan kopi. Ini alasan yang sangat tidak masuk akal,” tambahnya.

Kepala Desa Wangkal, Ahmad Taufiq, ikut angkat bicara. Ia menilai larangan tersebut bertolak belakang dengan semangat pemberdayaan ekonomi warga sekitar. Menurutnya, setiap ada kegiatan besar, seharusnya masyarakat kecil bisa turut menikmati peluang ekonomi yang hadir.

“Saya sudah memberi izin kegiatan itu dengan harapan warga saya yang notabene menengah ke bawah bisa mendapatkan manfaat ekonomi. Tapi justru dilarang buka parkir, bahkan di tanah mereka sendiri. Ini sangat disayangkan dan saya jengkel,” tegas Taufiq.

Ia menambahkan, jarak lokasi parkir yang dibuka warga hanya sekitar 10 meter dari padepokan, sehingga tidak mengganggu jalannya lomba. Taufiq berkomitmen akan terus membela hak warganya agar tidak diperlakukan semena-mena.

Fenomena ini memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat Desa Wangkal. Acara yang seharusnya menjadi ajang silaturahmi dan kebangkitan ekonomi warga, justru menimbulkan gesekan akibat kebijakan yang dinilai merugikan pihak lokal. Warga berharap ada penyelesaian yang adil, agar semangat kebersamaan tidak terganggu oleh kepentingan segelintir pihak. (Bng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kejati Aceh Terima Inspeksi Khusus Keuangan, Perkuat Tata Kelola dan Akuntabilitas

9 Juli 2026 - 00:04 WIB

Kejati Aceh Terima Inspeksi Khusus Keuangan, Perkuat Tata Kelola dan Akuntabilitas

Belum Beri Tanggapan atas Konfirmasi Media, Pejabat BPBD Langsa Dikritik Mantan Aktivis

8 Juli 2026 - 23:54 WIB

Belum Beri Tanggapan atas Konfirmasi Media, Pejabat BPBD Langsa Dikritik Mantan Aktivis

Perkuat Sinergi, Kapolres Dampingi Kapolda Sulteng Hadiri Ramah Tamah HUT Banggai ke-66

8 Juli 2026 - 23:46 WIB

Perkuat Sinergi, Kapolres Dampingi Kapolda Sulteng Hadiri Ramah Tamah HUT Banggai ke-66

Jembatan Pajarakan Direhabilitasi Awal Agustus, Pemkab Probolinggo Siapkan Mitigasi Arus Lalu Lintas

8 Juli 2026 - 23:42 WIB

Jembatan Pajarakan Direhabilitasi Awal Agustus, Pemkab Probolinggo Siapkan Mitigasi Arus Lalu Lintas

Pengawalan Truk Roda 12 oleh Oknum Dishub Langsa Dipertanyakan, Diduga Bertentangan dengan Aturan KTL

8 Juli 2026 - 23:32 WIB

Pengawalan Truk Roda 12 oleh Oknum Dishub Langsa Dipertanyakan, Diduga Bertentangan dengan Aturan KTL
Trending di Kabar Viral